Selasa, 19 November 2013

Perawatan Printer Dengan infus

Perawatan Printer Infus

Seperti yang kita ketahui, sebagian orang memilih untuk memasangkan tank infus kepada mesin pencetak yang mereka punya adalah dengan alasan :
  1. Menekan biaya pencetakan (dibanding harus gonta-ganti Cartridge setelah cartridge kosong)
  2. Males ribet jika harus sering refill tinta
Pada dasarnya alasan tersebut adalah hal yang sangat mutlak pada Setiap orang yang menggunakan printernya untuk mobilitas tinggi (sering ngeprint).
jika tidak terlalu diperlukan sebaiknya biarkan printer anda terpasang normal dengan cartridge bawaan pabrik tanpa infus, mengapa demikian.?
  • Printer dengan infus akan lebih rentan  terhadap kerusakan karena volume tinta pada cartridge melebihi standar kapasitas
  • Perlu perawatan ekstra pada printer yang di pasangkan infus
  • Printer yang di infus dengan teknik yang asal-asalan akan menjadi bom waktu bagi printer anda
Jika anda menggunakan printer anda untuk pencetakan yang banyak dan sering, tentulah printer dengan infus akan sangat membantu anda dalam pekerjaan, dan beberapa tips untuk memilih printer infus yang dapat anda beli di toko maupun anda modifikasi sendiri
  • Pastikan printer infus anda memiliki 2 saluran pembuangan tinta sisa cleaning (untuk canon & epson).
  • Instalasi selang infus Rapih dan aman dari jam
  • hindari Penggunaan lakban dan selotip untuk merekatkan part infus karena tidak akan tahan lama (disarankan menggunakan bahan yang permanen, ex: Cable Tie)
  • gunakan untuk print fuel colour jika printer anda tidak digunakan
  • apabila tinta pada selang infus turun, lakukan cleaning untuk menarik tinta kembali.
Berikut contoh printer infus yang saya modifikasi sendiri, dan alhamdulillah banyak terjual dan sangat minim trouble